WISATA EDUKASI SMA N 1 KLATEN DI PGSP

Selain sebagai salah satu tempat wisata, museum juga mempunyai peran sebagai tempat belajar.  Museum Gumuk Pasir adalah salah satu museum yang ada di Yogyakarta, tepatnya di Depok, Parangtritis, Kretek, Bantul. Museum Gumuk Pasir sendiri berdiri dibawah naungan Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP). Museum ini  memiliki tiga gedung yang mempunyai filosofi masing-masing yaitu proses terbentuknya gumuk pasir yang berawal dari Gunung merapi yang erupsi lalu materialnya dibawa Sungai Opak, sampai ke laut dan terjadilah gumuk pasir. Gedung pertama adalah gedung kerucut yang melambangkan Gunung Merapi, lalu lorong pengetahuan melambangkan Sungai Opak, dan yang terakhir gedung display melambangkan gumuk pasirnya. Koleksi di gedung kerucut sendiri terbagi menjadi empat tema, untuk tema yang pertama adalah kepesisiran dan vegetasi gumuk pasir yang berada di lantai satu, lalu tema alat-alat penginderaan/pemetaan di lantai dua, koleksi batuan dan jenis gumuk pasir di lantai tiga, terakhir adalah gardu pandang di lantai empat. PGSP juga mempunyai simulator drone dan sandboarding yang dapat dicoba oleh setiap pengunjung.

Senin (20/3),  PGSP menerima rombongan dari SMA N 1 Klaten. Rombongan kali ini berjumlah 353 siswa dan 20 guru pendamping. Seperti biasanya pengunjung kemudian dikenalkan dengan Gumuk Pasir Parangtritis. Proses terbentuknya gumuk pasir, jenis-jenis gumuk pasir, faktor-faktor yang mempengaruhi serta manfaat gumuk pasir untuk kehidupan dijelaskan secara langsung oleh pemandu dari PGSP. Kunjungan diakhiri dengan foto bersama menggunakan UAV

2 - klaten
Gambar 1. Peserta kunjungan berjalan memasuki Museum

 “Senang sekali bisa berkunjung ke PGSP,kami jadi tahu apa itu gumuk pasir dan manfaatnya,” ungkap salah satu siswa SMA N 1 Klaten. Dipilihnya PGSP atau Museum Gumuk Pasir karena ingin mengetahui apa itu gumuk pasir serta untuk pengambilan data pembuatan karya ilmiah para siswa SMA N 1 Klaten. -laka&linda

SHARE: