Workshop Sistem Informasi Geospasial dan Aplikasi GPS untuk Pemetaan Tematik 2016

Informasi Geospasial telah menjadi infrastruktur data yang semakin menggeliat di masyarakat umum. Data spasial yang dahulu merupakan data yang ekslusif dan hanya kalangan tertentu yang menggunakannya, kini seluruh elemen masyarakat memanfaatkannya. Pemerintahan menjadi elemen paling intensif memanfaatkan data spasial untuk inventarisasi wilayah. Elemen masyarakat lainnya yang memiliki potensi menjadi Partisipatori Mapping adalah Karang Taruna.

Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) memiliki peran bagi masyarakat dalam edukasi informasi geospasial serta mendorong pemanfaatan data spasial untuk pengelolaan sumber daya. Beranjak dari visi dan misi tersebut, PGSP-BIG mengadakan kegiatan “Workshop Sistem Informasi Geospasial dan Aplikasi GPS untuk Pemetaan Tematik”. Kegiatan ini dalam rangka menunjang pemanfaatan informasi geospasial dan keterampilan penggunaan aplikasi GPS terhadap masyarakat Parangtritis secara umum, khususnya karang taruna di Desa Parangtritis.

Kegiatan diselenggrakan sejak tanggal 22 November 2016 – 25 November 2016, bekerjasama dengan Balai Diklat Pusat BIG dan Fakultas Geografi UGM. Kegiatan terbagi dalam 3 sesi pokok, diantaranya konsep dasar pemetaan, praktik GPS, dan pemanfaatan aplikasi gis menggunakan ArcGIS.

3 - Diklat
Gambar 1. Suasana workshop

Konsep dasar pemetaan disampaikan oleh Fakultas Geografi UGM, tema ini berisi pemahaman dasar pemetaan serta perkembangan  teknologi pemetaan. Selain juga konsep proyeksi dan koordinat yang lazim digunakan di dunia sistem informasi geografis.

Praktik pemanfaatan aplikasi GPS disampaikan langsung oleh PGSP. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Hari kedua melakukan simulasi pengukuran koordinat dan identifikasi citra foto udara. Pada hari ketiga melakukan plotting koordinat di kawasan gumuk pasir, serta pengukuran jarak dan luas objek-objek tutupanlahan di kawasan gumuk pasir Parangtritis.

2 - Diklat copy
Gambar 2. Penyerahan sertifikat secara simbolis kepada peserta workshop oleh kepala Balai Diklat BIG

Kegiatan terakhir pada hari keempat adalah aplikasi SIG menggunakan ArcGIS. Kegiatan ini dimulai dari pengenalan tools ArcMap hingga proses layouting dari data hasil pengukuran dilapangan. Pada kegiatan hari keempat ini pula, pengenalan GPS Esensial sebagai penunjang aplikasi GPS berbasis Android. Hal ini dimaksudkan agar peserta mampu memanfaatkan aplikasi android yang sudah lazim dimiliki tanpa harus menggunakan GPS Handheld.

Kegiatan terselenggara dengan baik, dan penutupan dilaksanakan pada hari keempat oleh Kepala Balai Diklat BIG, Ir. Dadang Arifin, M.P. serta penyerahan sertifikat secara simbolis kepada Budi Anto dari Save Our Sand Dune Live (SOSDL).

SHARE: