Baron Techno Park

Gambar 1. Baron Techno Park
Gambar 1. Baron Techno Park

Baron Techno Park (BTP) merupakan pusat penelitian dan pengembangan teknologi energi terbarukan yang dibangun oleh BPPT pada tahun 2010 dan berfungsi sebagai sarana diseminasi IPTEK Energi Terbarukan. Baron Techno Park berada di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, daerah tersebut dipilih karena mempunyai potensi SDE terbarukan (surya, biomass, energi laut, dll) yang besar sehingga pemerintah DIY dan Gunungkidul memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan pusat penelitian tersebut. Dukungan yang diberikan telah dimasukkan ke dalam Perda Kabupaten Gunungkidul mengenai Tata Ruang kawasan Kabupaten Gunungkidul 2011-2030.

            Baron Techno Park adalah kawasan wisata edukasi yang berada di bawah kordinasi Bidang Layanan Jasa Teknologi pada satuan kerja B2TKE BPPT. Pembangunan serta pengembangan Baron Teknopark masuk ke dalam salah satu program unggulan DIY. Baron menjadi salah stau program unggulan DIY karena kawasan ini dirancang sebagai pusat R&D, Pelatihan dan Promosi/Diseminasi Teknologi Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan yang bersifat dinamis dan sampai saat ini masih terus berkembang. Baron Techno Park dibangun dengan tujuan yaitu sebagai kawasan wisata edukasi serta pemicu pengembangan wilayah.

Pemda Gunungkidul ikut serta dalam mengembangkan penelitian yang ada di Baron Techno Park karena telah melakukan kerjasama satu sama lain. Salah satu yang terlihat dari wujud kerjasama antara Baron Techno Park dengan Pemda Gunungkidul adalah dengan adanya pohon buah naga yang terdapat di depan kantor Baron Techno Park. Perkembangan masih terus berlanjut dengan adanya kawasan penghijauan yang berada sekitar ±200 m dari Baron Techno Park. Sementara untuk fasilitas yang terdapat di Baron Techno Park itu sendiri pembangunannya murni masih berasal dari BPPT.

Berikut adalah beberapa fasilitas yang dimiliki oleh Baron Techno Park :

  • Model Implementasi Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida (PLTH) berbasis EBT
  • Pengolah minyak nabati (Biodiesel)
  • Desalinasi air laut menjadi air tawar
  • Ice maker dan Cold Storage
  • Rumah contoh berbahan bau komposit
  • Pusat informasi Edukasi Energi Terbarukan
  • Techno Camp
  • Jam Matahari
Gambar 2. Monitor System Baron Techno Park
Gambar 2. Monitor System Baron Techno Park

Beberapa fasilitas diatas tidak semua alat berfungsi sebagai mana mestinya, ada beberapa alat yang tidak dapat berfungsi sesuai kegunaannya. Salah satu alat yang tidak dapat digunakan lagi adalah pengolah minyak nabati (Biodiesel). Biodiesel tidak dapat digunakan sejak kurang lebih setahun setelah pembuatannya, hal tersebut dapat terjadi karena minimnya bahan baku. Sementara itu, BTP memiliki 2 Techno Camp yang masing-masing camp dapat diisi oleh 15-20 orang dan dapat digunakan oleh siapa saja yang tujuannya penelitian di Baron Techno Park.

            Pembangkit listrik yang dimiliki oleh BTP merupakan pembangkit yang dibuat sendiri oleh BTP. Sistem pembangkit listrik yang digunakan oleh Baron Techno Park yaitu sistem PLTH (Pembangkit Listrik Tenaga Hibrida), sistem ini dapat menghasilkan listrik yang dibangkitkan dari sinar matahari, angin dan mesin diesel.

Sistem monitor di Baron Techno Park dapat dilihat pada gambar 2, dari gambar tersebut maka kita akan dapat melihat proses masuk dan diubahnya energi angina menjadi tenaga listrik. Gambar 2 menjelaskan bahwa kapasitas baterai yang dimiliki oleh BTP adalah 280 v dengan toleransi sebanyak 15 v. Apabila baterai yang ada di ruang baterai sudah memenuhi kapasitas maka wind turbin akan secara otomatis mengalami perlambatan gerakan atau mungkin bisa berhenti.

Perkembangan masih terus dilakukan  oleh BTP salah satunya dengan mewujudkan Baron festival yang pertama kali diadakan pada bulan desember 2016 dan didukung oleh Pemda Gunungkidul. Hal tersebut mendapat antusias dari banyak pelajar dari berbagai daerah terbukti dari banyaknya jumlah pelajar yang mengikuti festival tersebut. Baron juga akan mengadakan festival dalam rangka meningkatkan kompetensi dari para pelajar dan kompetisi tersebut sudah berlangsung sampai puncaknya nanti pada bulan oktober 2017. Kegiatan meningkatkan kreatifitas para pelajar merupakan hal yang rutin dilakukan oleh Baron Techno Park karena hubungannya dalam mewujudkan Baron Techno Park menjadi kawasan edukasi.

Gambar 3. Auditorium Baron Techno Park
Gambar 3. Auditorium Baron Techno Park

            Gambar 3 merupakan tempat dimana Baron Festival pertama kali dilakukan yaitu bulan desember 2017. Pada saat festival berlangsung, tempat ini dipenuhi oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Pemda Gunungkidul ikut memeriahkan acara tersebut yaitu dengan disediakannya lahan untuk wisata kuliner. Namun untuk tahun 2017 kemungkinan lokasinya akan dipindah ke utara Baron Techno Park karena lokasi sebelumnya dinilai terlalu jauh.

Sampai saat ini Baron Techno Park sering dikunjungi oleh banyak kalangan. Tidak hanya sekedar menikmati pemandangan yang disajikan oleh alam tetapi pengunjung yang secara resmi datang ke BTP dibekali pengetahuan tentang proses serta kegunaan dari masing-masing fasilitas. Baron Techno Park akan terus melakukan perkembangan apabila banyak pihak yang terlibat di dalamnya serta mendukung kegiatan ataupun penemuan baru yang dilakukan oleh Baron Techno Park. Minimnya tenaga menjadi salah satu hal yang dapat menghambat perkembangan yang dilakukan oleh Baron Techno Park sehingga hadirnya tenaga-tenaga baru diharapkan dapat membuat Baron Techno Park berkembang lebih pesat lagi.