BIG Luncurkan Peta Mudik 2016 Berbasis Informasi Kebencanaan

Pulang kampung atau mudik adalah fenomena demografi unik yang terjadi di indonesia dan telah menjadi tradisi. Dampak yang timbul dari adanya mudik cukup beragam, salah satunya adalah peningkatan arus lalu lintas sehingga informasi mengenai rute perjalanan mudik yang dapat dikemas lewat peta mudik menjadi penting untuk dipahami.

Badan Informasi Geospasial (BIG) mencoba inovasi baru dalam membuat peta mudik dengan menambahkan informasi kebencanaan. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kebencanaan di berbagai daerah baru-baru ini, khususnya di Pulau Jawa sebagai pulau terpadat penduduknya di Indonesia

Pembuatan peta jalur mudik berbasis kerawanan bencana dibuat dengan memanfaatkan data sistem lahan yang terdiri dari 1) morfogenesis bentuklahan, 2) jenis tutupan material, dan 3) kemiringan lereng. Ketiga data tersebut diinterpretasi menggunakan metode professional adjustment untuk menentukan tingkat kerawanan bencana banjir dan longsor.

Data sistem lahan disediakan oleh Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik BIG dan proses pembuatannya dilakukan bekerja sama dengan Parangtritis Geomaritime Science Park. Peta ini diharapkan mampu meminimalisasi potensi dampak buruk bencana banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Pulau Jawa pada saat mudik.

Peta Jalur Mudik Berbasis Kerawanan Bencana Banjir dan Longsor dapat didownload di sini

Data digital juga dapat diunduh di Ina-Geoportal

-MDP-

.