Gelombang Tinggi di Pantai Depok, Mascarene High di Barat Australia

Tim Satuan Reaksi Cepat Parangtritis Geomaritime Science Park (SRC PGSP) melakukan pemantauan tinggi gelombang yang berada di sekitar Pantai Depok pada Rabu (25/7) pagi hari. Beberapa kios rumah makan dan tempat usaha mengalami kerusakan cukup parah namun belum ada rekapitulasi jumlah kerugian. Ketinggian gelombang diperkirakan mencapai 5-6 meter berdasarkan data perkiraan BMKG. Fenomena gelombang tinggi di selatan DIY diperkirakan masih berlangsung hingga Sabtu (28/7).

gelombang2

Salah satu faktor yang menyebabkan fenomena gelombang tinggi di Indonesia adalah kemunculan Mascarene High di sebelah barat Australia, hampir mirip dengan kejadian gelombang tinggi pada Juni 2016 silam (Kurniawan et.al., 2016) . Kemunculan Mascarene High memicu peningkatan kecepatan angin di sekitarnya sehingga terjadi peningkatan tinggi gelombang yang menjalar mulai dari wilayah perairan di Sumatera hingga sekitar Nusa Tenggara Timur.

Faktor lainnya yang turut berpengaruh adalah pengaruh perubahan iklim global. Dikutip dari Rahayu (2018) bahwa Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/7) menyatakan peningkatan siklus tropis yang semakin tidak dapat diprediksi. Keilmuan yang telah dibangun generasi sebelumnya seakan tidak cocok untuk menjelaskan fenomena cuaca terkini karena pengaruh perubahan iklim global.

Pustaka

Kurniawan, Roni, Andri Ramdhani, Andi Eka Sakya, dan Bayu Edo Pratama. 2016. High Wave and Coastal Inundation in South Jawa and West of Sumatera (Case Studies on 7—10 Juni 2016). Jurnal Meteorologi dan Geofisika Volume 17 Nomor 2 (2016) hlm. 69—76.

Rahayu, Yayu Agustina. 2018. BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 meter pada 24—25 Juli 2018. Diakses di https://www.merdeka.com/uang/bmkg-waspada-gelombang-tinggi-hingga-6-meter-pada-24-dan-25-juli.html pada tanggal 25 Juli 2018.