Genangan Air Masih Menggenangi Parangtritis dan Sekitarnya

Tim SRC PGSP pada Rabu (29/11) pukul 07:00-08:00 melakukan pemantauan terhadap kondisi banjir di sekitar Desa Parangtritis. Pengamatan dilakukan dengan menggunakan pesawat udara nirawak (PUNA) Quadcopter dengan ketinggian jelajah sekitar 300 kaki. Ada dua titik pengamatan, yaitu di sebelah utara gedung PGSP dan di sekitar Jembatan Kretek.

Titik pertama yang berada di utara Gedung PGSP pagi ini mengalami peningkatan luasan genangan. Hal ini dipengaruhi karena naiknya debit air yang ada di Sungai Opak yang kemudian melewati saluran irigasi sawah yang ada. Di dalam gambar 1 dapat dilihat bahwa genangan air cukup luas, mulai dari utara Gedung PGSP terus memanjang ke arah timur mengikuti JJLS.

IMG-20171129-WA0074

Gambar 1. Genangan di sekitar Gedung PGSP

Titik kedua berada di sekitar Jembatan Kretek. Hingga Rabu (29/11) pukul 08:00 akses di sebelah utara Jembatan Kretek masih tergenang air cukup tinggi sehingga tidak memungkinkan untuk dilewati kendaraan bermotor (gambar 2). Rute alternatif yang dapat diambil adalah melewati jalan di sekitar Kecamatan Pundong namun sekitar pukul 07:00, sebagian area persawahan dan jalan terendam air.

IMG-20171129-WA0075

Gambar 2. Genangan banjir di sekitar Jembatan Kretek

Hingga pukul 09:30 di sekitar PGSP kondisi cuaca masih terjadi hujan namun tidak selebat hari sebelumnya. Meskipun dikatakan bahwa Siklon Tropis Cempaka telah menjauh dari Pulau Jawa, diharapkan bagi masyarakat agar terus berhati-hati.