Kuda Laut Pygmy, Si Kecil yang Tersembunyi

Spesies Kuda Laut Pygmy merupakan kuda laut terkecil di dunia dengan ukurannya yang berkisar antara 1,4 – 2,7 cm, hanya seukuran kuku manusia. Kuda laut mungil ini biasa disebut dengan pygmy seahorse. Kuda laut pygmy biasanya ditemukan di daerah tropis dengan kedalaman 16-40 meter dan dapat ditemui pada karang gorgonian coral atau seafan. Pada tubuhnya terdapat bulatan-bulatan yang warnanya menyerupai karang inang tempatnya hidup, dan biasanya macam warna tubuh pygmy adalah ungu dengan bulatan berwarna pink atau berwarna kuning dengan bulatan oranye. Hampir sama dengan kuda laut pada umumnya, pygmy memiliki kepala, moncong kecil dan juga ekor. Ekor ini digunakan oleh pygmy untuk melilitkan dan mengaitkan ekornya ke koral tempatnya hidup.

Karang kipas tempat kuda laut pygmy hidup (A)
Kemampuan kamuflase kuda laut pygmy (B)

Keberadaan Kuda Laut Pygmy ditemukan pertama kali oleh George Bargibant pada tahun 1969 secara tidak sengaja saat mengambil sampel karang gorgonia. Kemampuan mereka untuk bersembunyi dilakukan dengan berkamuflase karena ukuran tubuhnya yang kecil dan warnanya yang menyerupai inangnya. Hal ini membuat mereka hampir tidak bisa untuk diidentifikasi dengan mata secara langsung. Hingga saat ini terdapat 9 spesies kuda laut pygmy yaitu Hippocampus bargibanti yang ditemukan oleh George Bargibant, Hippocampus denise, Hippocampus pontohi atau Pontoh’s pygmy seahorse yang namanya berasal dari penemunya yaitu Hence Pontoh yang merupakan seorang pemandu selam di Indonesia. Hippocampus severnsi, Hippocampus satomiae, Hippocampus japapigu, Hippocampus colemani, Hippocampus minotaur dan Hippocampus waleananus.

Persebaran dari beberapa spesies kuda laut pygmy berada di perairan Indonesia, umumnya mereka dapat terlihat di kawasan perairan yang berada di Selat Sunda, Kalimantan, Jawa, Papua, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan juga Maluku. Spesies kuda laut Pontoh dapat ditemukan di Coral Triangle di Indonesia, spesies ini pun pada tahun 2003 ditemukan oleh penyelam lokal di Bunaken. Terdapat juga satu spesies yang hanya ditemukan di Indonesia yaitu kuda laut Satomi yang persebarannya hanya di Kalimantan dan juga Sulawesi.

Degradasi karang, hilangnya habitat, pengasaman laut, dan naiknya suhu permukaan laut adalah beberapa ancaman yang dihadapi oleh kuda laut pygmy. Spesies kuda laut termasuk sebagai salah satu spesies yang dipercaya sangat rentan terhadap kepunahan. Banyak spesies yang berada di ujung tanduk kepunahan, namun karena kurangnya data membuat spesies tersebut masuk ke dalam kelas Data Deficient (DD) pada IUCN Red List. Kuda laut pygmy hanya memiliki sedikit kelimpahan spesies yang dapat menyebabkan peningkatan risiko kepunahan. Ukuran mereka yang kecil dan kemampuan kamuflase yang sangat baik menghambat peneliti untuk mengumpulkan data agar dapat melakukan penilaian risiko kepunahan. Ancaman lainnya terhadap spesies kuda laut pygmy yaitu karena mereka merupakan spesies penting bagi sektor komersial karena menjadi salah satu objek yang paling dicari oleh penyelam yang mengunjungi spot penyelaman di Indonesia.

 

Nabila Nuralya Az Zahra
nabila.nuralya@gmail.com
Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Universitas Brawijaya


Referensi :
Wisuda. (27 September 2015). Si Kuda Mungil Mempesona Dari Kedalaman Laut. Diambil dari https://www.mongabay.co.id/2015/09/27/si-kuda-mungil-mempesona-dari-kedalaman-laut/. Diakses pada tanggal 2 Juli 2022 pukul 12.33 WIB
Pygmy Seahorse. (2021). Diambil dari https://oceana.org/marine-life/ocean-fishes/pygmy-seahorse. Diakses pada tanggal 2 Juli 2022 pukul 15.40 WIB.
De Brauwer, M., Hobbs, J. P. A., & Jompa, J. (2020). Widespread low abundance despite habitat availability elevates extinction risk in pygmy seahorses. Coral Reefs, 39(4), 847-852.

Gambar:
Mongabay.co.id
Oceanrealmimages.com