Kunci Kesuksesan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN), Brondong Lamongan

Pelabuhan perikanan merupakan pusat kegiatan perikanan yang dilengkapi dengan fasilitas di darat dan di perairan bagi masyarakat, nelayan, dan usaha perikanan. Pelabuhan perikanan digunakan sebagai operasional tempat berlabuh kapal nelayan, pengolahan, distribusi, dan pemasaran hasil perikanan. Secara umum pelabuhan perikanan dibedakan menjadi empat yaitu Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS), Pelabuhan Perikanan Nasional (PPN), Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP), Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI). Pelabuhan Brondong Lamongan termasuk PPN terbesar di Jawa Timur. Jenis kegiatan PPN yaitu melakukan penangkapan ikan di wilayah laut teritorial dan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dengan ukuran kapal sekurang-kurangnya 30 GT (Direktorat Jendral Perikanan 1995).

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 32/MEN/2010 Tentang Penetapan Minapolitan Menteri Kelautan dan Perikanan, PPN Brondong ditetapkan menjadi salah satu kawasan minapolitan di Jawa Timur. Kawasan minapolitan merupakan pembangunan ekonomi kelautan dan perikanan berdasarkan prinsip-prinsip efisiensi, kualitas, percepatan, dan berkesinambungan. PPN Berondong mempunyai peran sebagai pusat kegiatan perikanan laut di wilayah Kabupaten Lamongan terutama dalam usaha perikanan tangkap. Pelabuhan ini terletak di Desa Brondong, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur dengan posisi koordinat geografis pada 060 53’ 30,81” LS dan 1120 17’ 01,22” BT. PPN Brondong memiliki luas 8 Ha (Laporan Statistik PPN Brondong 2014). PPN Brondong bekerja sama dengan pusat pendaratan ikan yang ada di Lamongan seperti PPI Weru, PPI Kranji dan PPI Lohgung.

PPN Brondong selaku instansi publik mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan terbaik dalam pemenuhan kepentingan masyarakat perikanan. Terutama bagi nelayan sebagai elemen yang memiliki peran dominan dalam menggerakkan kegiatan perikanan. Adanya pelabuhan bisa memberikan aktivitas perikanan tangkap yang lebih terarah dan teratur. Salah satunya dengan peningkatan jumlah unit penangkapan di area pelabuhan disertai berkembangnya fasilitas pelabuhan dan peningkatan terhadap pelayanan kebutuhan melaut.

Pelayanan yang dibutuhkan meliputi informasi data keberadaan ikan atau fishing ground, selain itu juga dibutuhkan kesediaan Bahan Bakar Minyak (BBM), air bersih dan es, serta kegiatan pelayanan saat kembali meliputi adanya dermaga yang layak, kondisi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan kesediaan basket atau tempat hasil tangkapan. PPN Brondong memiliki fasilitas pelabuhan perikanan yang tergolong lengkap baik fasilitas dasar maupun fungsionalnya. Hal tersebut terbukti dengan adanya fasilitas dasar dan fungsional yang sudah berjalan dengan baik seperti, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) dan pabrik es batu.

  • Fasilitas fungsional yang tersedia di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong meliputi.
  1. Tempat Pelelangan Ikan.
  2. Kantor Administrasi.
  3. Gedung Laboratorium Bina Mutu.
  4. Kantor Satuan Kerja Pengawas.
  5. Kantor Syahbandar.
  6. Docking atau tempat perbaikan kapal.
  7. Genset dan Instansi.
  8. Gedung Pembinaan, Pengolahan, dan Pemasaran Hasil Perikanan.
  9. Rumah Pompa Solar

 

(a)
(a)
(b)
(b)

Gambar 2. (a) Tempat Pelelangan Ikan, (b) Kantor Syahbandar PPN Brondong (Nurul Rosana, 2015)

  • Fasilitas pokok yang tersedia di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong meliputi.
  1. Kolam Pelabuhan.
  2. Dermaga Sekeliling Kolam.
  3. Turap (Revetment).
  4. Jalan Kompleks
(a)
(a)
(b)
(b)

Gambar 3. (a) Dermaga PPN Brondong, (b) Jalan Kompleks (Nurul Rosana, 2015)

Tingkat kepuasan nelayan terhadap fasilitas pelayanan di PPN Brondong tergolong puas. Menurut Alfiana dkk (2018) Tingkat kepuasan nelayan terhadap fasilitas pelayanan di PPN Brondong meliputi pelayanan kebutuhan solar diperoleh  75,45% atau tergolong puas, kebutuhan es 69,72% atau tergolong puas, kebutuhan air bersih 70,03% atau tergolong puas, dan pelayanan fasilitas dan jasa 70,21% atau tergolong puas. Oleh karena itu peningkatan pelayanan dan fasilitas merupakan kunci dari kesuksesan PPN Brondong sampai saat ini.

Referensi

Alfina R., D. Wijatnoko, Bogi. B.J. 2018. Analisis Tingkat Kepuasan Nelayan Terhadap Fasilitas Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Lamongan. Jurnal Of Resources Utilization Management and Technology. 7 (1): 37 – 47.

Direktorat Jenderal Perikanan. 1995. Promosi Peluang Usaha di Bidang Perikanan. Direktorat Jenderal Perikanan.

Direktorat Jendral Perikanan Tangkap Pelabuhan Nusantara Brondong Kementerian Kelautan dan Perikanan. Laporan Statistik Tahun 2014.

Rosana N. 2015. Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong. http://pusatstudisumberdayapesisirlaut.blogspot.co.id/2015/09/pelabuhanperikanannusantara-brondong.html. Diakses pada 10 Januari 2018.

 

Moh. Farid Zaidan Syaifullah-Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Trunojoyo Madura

(faridzaidansyaif.32@gmail.com)