Literasi Geomaritim: Upaya Melestarikan Gumuk Pasir di Indonesia

Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) sukses melaksanakan Goes to School di SMAN 1 Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat pada Rabu, 27 Juli 2022. Kegiatan ini merupakan langkah peningkatan literasi geomaritim dengan fokus utama sekolah menengah atas (SMA/sederajat) baik siswa maupun pihak sekolah.

Acara Goes to School diisi dengan sesi presentasi dan diskusi seputar fenomena gumuk pasir di Indonesia, keberadaan Museum Gumuk Pasir di Parangtritis, PGSP dan Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai salah satu lembaga yang menaungi, serta peran informasi geospasial dalam memetakan fenomena tersebut.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung, dimana salah satu peserta memberikan pertanyaan menarik terkait apa faktor penyebab terbentuknya gumuk pasir tipe barkhan di Parangtritis. Pernyataan-pertanyaan menarik lainnya turut mengisi acara yang berlangsung selama kurang lebih 90 menit tersebut.

Di akhir acara, PGSP memberikan cendera mata kepada pihak sekolah berupa peta NKRI versi terbaru serta empat buku Atlas Indonesia yang semuanya diterbitkan oleh BIG. Kelima puluh peserta Goes to School juga mendapatkan souvenir menarik dan tak lupa para penanya juga mendapatkan doorprize.

Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan animo dan pemahaman masyarakat akan pentingnya melestarikan gumuk pasir sebagai ekosistem unik yang ada di Indonesia, yang telah ditemukan di empat lokasi yaitu Parangtritis (Bantul), Oetune (Pulau Timor), Slopeng (Pulau Madura), dan Tungtung Karang (Garut). Lebih dari itu, masyarakat juga terinfokan akan keberadaan Museum Gumuk Pasir sehingga turut menjadi langkah pelestarian gumuk pasir sekaligus sebagai media wisata dan edukasi.

Selain SMAN 1 Manonjaya, PGSP turut mendatangi tiga sekolah lain yaitu SMAN 1 Tasikmalaya, SMAN 3 Tasikmalaya, dan SMAN 5 Tasikmalaya. Goes to School Tasikmalaya ini merupakan penutup dari seluruh rangkaian PGSP Goes to Shool ke lima kota di tahun ini, yang diawali ke Kulonprogo, DI Yogyakarta; Blora, Jawa Tengah; Sumenep & Banyuwangi, Jawa Timur. (fwm)