MAN 2 Yogyakarta, Wisata Edukatif di Museum Gumuk Pasir

Selasa (09/04/2019) Museum Gumuk Pasir mendapat kunjungan dari MAN 2 Yogyakarta kelas X dan XI jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial. Kunjungannya kali ini bertujuan untuk pembelajaran luar kelas yang berkaitan dengan mata pelajaran IPS. Sebanyak 178 siswa dan guru pendamping memasuki Parangtritis Geomaritime Science Park. Rombongan dibagi menjadi 3, 2 rombongan memasuki ruang audiovisual untuk menonton film, sedangkan rombongan ketiga round trip museum begitu sebaliknya.

Para siswa terlihat sangat antusias mengunjungi satu demi satu ruangan yang ada di museum. Sesekali tampak beberapa anak mencoba menyentuh koleksi yang ada dan mencoba menggunakaannya. Banyak juga yang mengajukan pertanyaan terkait dengan kepesisiran, gumuk pasir dan cara penggunaan alat-alat pemetaan. Bahkan ketika di ruang film, siswa MAN 2 Yogyakarta ini tampak aktif dalam diskusi kecil yang dilakukan setelah menonton film tentang Dinamika Pesisir Pantai Selatan.

MAN 2 Yogyakarta berkunjung ke Museum Gumuk Pasir
Siswa MAN 2 Yogyakarta Belajar Mengenai Tol Laut

Berkunjung ke Museum Gumuk Pasir banyak manfaat yang diperoleh. Museum ini terdiri dari Gedung Kerucut, Lorong Pengetahuan, dan Gedung Display. Pembangunan rangkaian Gedung ini memang dilandasi filosofi pembentukan gumuk pasir. Gedung Kerucut yang melambangkan Gunung Merapi sebagai sumber dari material pasir gumuk pasir. Lorong pengetahuan melambangkan Sungai Opak yang mengantarkan material Merapi menuju ke laut. Serta gedung Display yang melambangkan gumuk pasir yang telah terbentuk. Alur kunjungan juga disesuaikan mulai dari Gedung Kerucut, Lorong Pengetahuan baru kemudian berakhir di Gedung Display.

Semoga keberadaan museum ini dapat menjadi salah satu alternatif edukasi bagi masyarakat dan pelajar untuk mengerti dan memahami tentang kepesisiran khususnya gumuk pasir.

 


Uun Tsani
Edukator Museum Gumuk Pasir
Parangtritis Geomaritime Scince Park