WKM Dari SD N Nglengking ke Museum Gumuk Pasir

Selasa (17/09/2019) Museum Gumuk Pasir kembali menjadi tujuan Wajib Kunjung Museum (WKM) yang berasal dari SD N Nglengking, Minggir Sleman. Kali ini membawa 78 siswa dari Kelas 3, 4, 5 dan 6. Mereka mulai memasuki Gedung Kerucut Museum Gumuk Pasir untuk menonton film tentang Dinamika Pesisir Pantai Selatan. Selain itu, para siswa juga diajak untuk roundtrip di seluruh ruangan yang ada di museum ini. Anak-anak terlihat bersemangat berkeliling di museum Gumuk Pasir. Sesekali mereka bertanya tentang koleksi dan infografis yang ada di dalam Gedung. Mereka pun secara bergantian mencoba beberapa alat pemetaan seperti Stereoskop, Micro Zoom dan PUG. Mereka sangat senang dengan Stereoskop karena dengan menggunakan alat ini gambar dua dimensi dapat terlihat menjadi tiga dimensi.

Keceriaan SD N Nglengking mengunjungi Museum Gumuk Pasir
Siswa-siswi Belajar Gumuk Pasir Lewat Koleksi Museum

Kunjungan diakhiri dengan mengunjungi Gedung Display, di sana terdapat  maket seluruh Gedung yang ada di Parangtritis Geomaritime Science Park. Pembangunan Gedung di Museum Gumuk memang disesuaikan dengan filosofi proses pembentukan gumuk pasir. Gedung kerucut yang melambangkan Gunungapi Merapi sebagai sumber utama pasir yang ada di Gumuk Pasir. Lorong Pengetahuan melambangkan Sungai Opak yang membawa material pasir menuju ke laut dan Gedung Display sebagai gumuk pasir yang telah terbentuk.

“Penasaran kan? Yuuuk ke Museum Gumuk Pasir..”

 


Uun Tsani
Edukator Museum Gumuk Pasir
Parangtritis Geomaritime Science Park