Ngabuburit di Museum Gumuk Pasir Bersama WKM

Bulan Ramadhan identik dengan kegiatan ngabuburit. Ngabuburit atau menunggu waktu berbuka puasa biasanya diisi dengan kegiatan berburu takjil atau berkumpul dengan teman dan saudara. Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY melalui seksi permuseuman di bulan Ramadhan mengadakan program Wajib Kunjung Museum (WKM) Ngabuburit di beberapa museum yang berada di Yogyakarta. WKM Ngabuburit diperuntukkan untuk masyarakat umum yang ingin menunggu waktu berbuka dengan belajar di museum. Berbeda dengan ngabuburit pada umunya, ngabuburit di museum akan menjadi kegiatan yang menarik karena dapat belajar dan memperoleh ilmu di Museum. WKM Ngabuburit juga memiliki tujuan agar masyarakat menjadi semakin lebih dekat dengan museum. Peserta WKM Ngabuburit dapat memilih sendiri museum mana yang akan menjadi tujuannya dengan mendaftarkan diri melalui link yang telah diberikan.

WKM Ngabuburit di Museum Gumuk Pasir dilaksanakan pada hari Kamis, 14 April 2022. Kegiatan WKM Ngabuburit menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sebanyak 54 peserta WKM Ngabuburit berkunjung ke Museum Gumuk Pasir pukul 15.30 WIB. Setelah melakukan registrasi peserta diarahkan menuju studio. Peserta diajak untuk menikmati film Dinamika Pesisir Parangtritis terlebih dahulu. Penjelasan mengenai Museum Gumuk Pasir, fungsi serta peranan gumuk pasir dilakukan usai menonton film. Peserta melakukan roundtrip museum dengan dipandu oleh edukator dan staf PGSP. Antusias peserta terlihat jelas dengan aktifnya peserta dalam bertanya. Selain aktif peserta WKM juga terlihat sangat menikmati ngabuburit di Museum Gumuk Pasir. Akhir kunjungan peserta juga diberikan souvenir yang menarik dan mengisi feedback. Kegiatan WKM Ngabuburit sepenuhnya menggunakan Dana Keistimewaan DIY.

-Linda-