Open House Museum Gumuk Pasir Jadi Penutup Hari Informasi Geospasial

openhouse

Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) menyelenggarakan Open House Museum Gumuk Pasir 2017 pada 30 Oktober 2017 sekaligus menjadi penutupan Hari Informasi Geospasial (HIG) yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) tanggal 17 Oktober. “Diharapkan kegiatan ini dapat mengenalkan informasi geospasial dan bersinergi dengan budaya DIY“ tutur Nicky Setyawan selaku Koordinator PGSP.

Acara HIG dilatarbelakangi dari lahirnya BIG pada tanggal 17 Oktober 1969 yang dulu bernama Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional atau Bakosurtanal. “Gaung HIG diperlukan sebagai media edukasi tentang informasi geospasial yang saat ini banyak digunakan sebagai landasan pembangunan di Indonesia” kata Prof. Hasanuddin Zainal Abidin selaku Kepala BIG.

Acara penutupan HIG diawali dengan pemotongan pita oleh Kepala BIG sebagai simbol dibukanya kembali Museum Gumuk Pasir setelah direnovasi. Pemotongan pita juga turut dihadiri oleh KPH Wironegoro, Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono, dan Dekan Fakultas Geografi UGM, Prof. Aris Marfa’i.

Selanjutnya, rombongan tamu undangan disambut oleh Perwakilan Duta Museum DIY 2017 dan dipandu tur keliling museum sekaligus meninjau kondisi museum yang telah direnovasi.  Beberapa alat peraga baru di Museum Gumuk Pasir di antaranya adalah Simulasi Kapal Selam, Kerajinan Kepesisiran, Peraga Tol Laut Indonesia, dan Hologram 3D.

Setelah selesai mengelilingi museum, acara dilanjutkan dengan Talkshow yang bertemakan “Menyongsong Pariwisata Istimewa dengan Penataan Ruang Berbalut Kearifan Lokal di Kawasan Kagungan Dalem Gumuk Pasir Parangtritis”.  Talkshow ini dihadiri sekitar 100 peserta dari beragam instansi dan lapisan masyarakat mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum.

Sebagai acara pamungkas, hadir perwakilan Edukator Museum DIY dalam Open House Museum Gumuk Pasir untuk menyambut kedatangan masyarakat umum dan siswa SD di Kabupaten Bantul yang jumlahnya mencapai 160 orang. Selama open house diselenggarakan, ada berbagai jajanan gratis, berbagai doorprize, dan hiburan street art performance.

Dengan berakhirnya Open House Museum Gumuk Pasir, maka berakhir pula rangkaian acara HIG 2017. Diharapkan dengan acara open house sebagai penutup HIG, semakin banyak orang yang menyadari urgensi informasi geospasial dalam konteks pembangunan ataupun konservasi. Selain itu, acara ini juga ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keinginan masyarakat untuk melestarikan gumuk pasir sebagai salah satu pusaka alam nusantara tercinta.

Karena yang terakhir, biasanya begitu istimewa. Salam Geomaritim!

(MDP)