Pembelajaran Luar Kelas SMA Mualimin di Museum Gumuk Pasir

Kamis, 9 Juni 2022, cuaca terlihat cerah setelah semalam hujan deras mengguyur kawasan Parangtritis Geomaritime Sains Park. Terlihat dua buah bus yang membawa rombongan SMA Mualimin memasuki halaman PGSP. Tujuan siswa SMA Mualimin berkunjung ke Museum Gumuk Pasir dalam rangka belajar secara langsung di luar kelas. Museum gumuk pasir merupakan wahana pembelajaran bagi siswa untuk lebih mengetahui tentang gumuk pasir dan juga pesisir. Gumuk pasir Parangtritis terbentuk dari material vulkanik Gunung Merapi dan terbawa aliran Sungai Opak. Material vulkanik akan sampai di muara sungai kemudian tergulung oleh ombak dan setelah kering akan terbawa angin sehingga terbentuklah Gumuk Pasir.

Antusias siswa saat pembelajaran luar kelas di Museum Gumuk Pasir sangat tinggi. Setelah menonton film Dinamika Pesisir Bantul, sesi tanya jawab tampak hidup. Berbagai pertanyaan diajukan kepada edukator ketika siswa belum paham tentang penjelasan yang ada di film. Sebagai apresiasi atas keaktifan siswa, edukator memberikan souvenir berupa buku bacaan yang menunjang pelajaran geografi siswa SMA. Setelah sesi tanya jawab selesai, bersama edukator siswa berkeliling museum. Berada di lantai pertama siswa diajak untuk belajar mengenai geomaritime dan kepesisiran, mulai dari kerajinan pesisir yang memiliki nilai ekonomi tinggi hingga hukum laut yang ada di Indonesia. Berbagai alat pemetaan dan penginderaan jauh tertata apik di lantai dua yang semakin membakar semangat siswa untuk menelusuri museum. Berbagai jenis gumuk pasir dan batuan merupakan materi koleksi yang ada di lantai tiga. Lelah siswa menaiki tangga museum terbayar ketika sampai di lantai empat. Menelusuri lorong pengetahuan siswa diajak untuk mengingat kembali proses terjadinya gumuk pasir. Kunjungan diakhiri dengan foto bersama didepan Gedung Kerucut.

Linda