Pemotretan Longsor Kabupaten Purworejo

Kejadian bencana longsor Melanda Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa tengah hari Sabtu, 18 Juni 2016. Titik longsoran tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Purworejo, Kecamatan Kaligesing dan Kecamatan Loano. Dari ketiga kecamatan tersebut, Kecamatan Loano mengalami kerusakan terparah.

Menyikapi kejadian bencana longsor tersebut, Parangtritis Geomaritime Science Park menerjunkan tim survei cepat untuk melakukan surveillance pasca bencana. Tim survei cepat PGSP melakukan dokumentasi pemotretan dengan menggunakan UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau yang biasa kita sebut dengan pesawat nirawak. UAV yang digunakan pada pemotretan ini berjenis Quadcopter. Wahana jenis Quadcopter memiliki kelebihan dalam proses peliputan area karena dapat terbang dengan lebih stabil dan bisa diterbangkan menuju area yang sulit dijangkau.

foto udara longsor Loano
Peta Citra Kawasan Longsor Desa Karangrejo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo

Pemotretan dilakukan pada tinggi jelajah 80 meter pada pukul 11.30 WIB. Proses pemotretan dilakukan dengan pengambilan foto tegak dengan memperhatikan efek sidelap-overlap. Setelah dilakukan pemotretan, dilakukan penyortiran foto untuk kemudian dilakukan proses mosaic. Proses mosaic adalah proses penampalan foto-foto udara yang didapatkan. Hasil akhir dari proses mosaic didapatkan orthophoto kawasan longsor. Hasil pemotretan menunjukkan kawasan terdampak longsor mencapai kurang lebih 24.000 meter persegi dengan luncuran tanah sejauh 370 meter dari puncak bukit sehingga yang menimbun permukiman dibawahnya serta jaringan transportasi Desa Karangrejo, Loano, Purworejo. Lokasi berada di topografi berbukit dengan kemiringan lereng berkisar 30%.

-FI&ASP-

.