SMP N 2 Salam Belajar Fenomena Geografi di Museum Gumuk Pasir

Hari ini kunjungan di Parangtritis Geomaritime Science Park tidak hanya berasal dari mahasiswa STIPRAM saja tetapi siangnya Museum Gumuk Pasir juga mendapat kunjungan dari SMP N 2 Salam Magelang. Sekolah ini sedang melakukan outing class dengan tujuan ke Tebing Breksi, Museum Gumuk Pasir dan Pantai. Sebanyak 73 siswa didampingi bapak-ibu guru mulai memasuki Gedung kerucut Musuem Gumuk Pasir untuk melihat film tentang Dinamika Pesisir Pantai Selatan. Kurang lebih 10 menit durasi film berputar, anak-anak tampak asyik sekali mengamati film yang sedang berlangsung.

Selesai pemutaran film, anak-anak diajak untuk diskusi kecil terkait dengan proses pembentukan gumuk pasir yang ada di Pantai Parangtritis. Siswa SMP N 2 Salam ini aktif menjawab dan beberapa ada yang mengajukan pertanyaan terkait dengan gumuk pasir, cara pelestarian serta pembangunan museum ini. Setelah selesai diskusi anak-anak memakia kembali sepatu untuk roundtrip di seluruh ruangan yang ada di Museum Gumuk Pasir.

SMP N 2 Salam belajar geografi
Museum Gumuk Pasir menjadi sarana belajar SMP N 2 Salam

Roundtrip diawali dengan memasuki bilik interaktif untuk melihat hologram pembentukan gumuk pasir, setelah itu dilanjutkan menuju zona potensi pesisir pantai selatan dan dilanjutkan zona kapal selam untuk melihat kedalaman laut di seluruh dunia. Perjalanan selanjutnya adalah untuk melihat peta tol laut, khazanah maritime Indonesia dan sejarah kemaritiman. Setelah selesai berkeliling di lantai 1 kemudian dilanjutkan berkeliling di lantai 2, 3 dan 4 kemudian memasuki Lorong pengetahuan di lantai dua untuk masuk ke Gedung Display. Kunjungan diakhiri dengan penjelasan filosofi tentang pembangunan Gedung museum yang dilandasi oleh proses pembentukan gumuk pasir.

 


Uun Tsani
Edukator Museum Gumuk Pasir
Parangtritis Geomaritime Science Park