Workshop MGMP Geografi Kabupaten Bantul

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) adalah sebuah agenda integrasi negara-negara di ASEAN dalam beberapa sektor tertentu, seperti sektor ekonomi, sektor pariwisata, sektor tenaga kerja, dan lainnya. Saat ini ada 12 sektor yang telah dipastikan dibuka. Parangtritis Geomaritime Science Park melihat kondisi tersebut merupakan suatu tantangan, khususnya dalam hal ketenaga kerjaan geograf di Indonesia, perlu persiapan, pelatihan dan share pengetahuan sehingga geograf di negara Indonesia memiliki kualitas yang mumpuni untuk bersaing di lingkup ASEAN. Untuk itu, Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) Mengadakan Workshop MGMP Geografi. Acara ini merupakan workshop tahap ke-2 untuk MGMP Geografi Kabupaten Bantul. Workshop diadakan pada tanggal 27 Januari 2016, dengan mengambil tema “Geograf Menghadapi MEA 2016”.

Workshop MGMP Geografi 2016 dilakukan dalam 3 sesi. Sesi Pembukaan, Sesi Inti, Sesi Penutup. Workshop dibuka oleh Kepala PGSP, Th. Retno Wulan M.agr. dengan secara simbolis menyerahkan plakat kepada perwakilan MGMP Geografi Harjito S.pd.

Memasuki sesi inti, ada tiga pemateri yang dihadirkan dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dan PGSP. Pemateri pertama adalah Florence Elfriede dari Badan Informasi Geospasial dengan materi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) untuk Menghadai MEA. Diharapkan dengan materi tersebut, guru dapat mengetahui standart kerja yang harus dimiliki oleh para peserta didik untuk memasuki dunia ketenaga kerjaan. Sehingga dapat bersaing di lingkup ASEAN. Kemudian materi kedua diisi oleh perwakilan PGSP, I Nyoman Sukmantalya dengan materi Pengenalan Data Citra Pengindraan Jauh. Geografi adalah ilmu yang mempelajari mengenai kebumian. Seiring perkembangan zaman, teknologi dalam aplikasi geografi semakin maju. Kini data-data yang digunakan dalam observasi kewilayahan menggunakan pemanfaatan satelit, dalam hal ini adalah data Citra Pengindraan Jauh. Diharapkan dengan materi tersebut diharapkan, guru-guru mendapatkan ilmu baru dalam pemanfaatan data Citra Satelit. Setelah materi kedua, peserta melakukan roundtrip ke Museum Gumuk Pasir, dipandu oleh PGSP.

Materi Ketiga disi oleh Farid Ibrahim mangenai Pengenalan Ina Geoportal. Ina Geoportal adalah portal geospasial Indonesia. Dengan Ina Geoportal, pengguna dapat mendownload peta ataupun mengupload data-data spasial. Untuk materi terakhir ini, dilakukan di ruang diklat PGSP, sehingga para peserta workshop dapat langsung mempraktekanya. Terakhir adalah penutupan.

Workhop dengan MGMP Geografi salah satu upaya PGSP ikut berperan dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya para pendidik mata pelajaran geografi, yang langsung berhadapan dengan siswa. Diharapkan, nantinya baik pendidik maupun peserta didik akan lebih siap dalam menghadapi MEA 2016.