Ajak Lestarikan Gumuk Pasir melalui SANDDUNESIA Festival

Penyelenggaraan peringatan HUT PGSP sekaligus Hari Informasi Geospasial (HIG) di tahun 2020 berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya. Sudah menjadi hapalan, setiap akhir tahun Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) menyelenggarakan festival gumuk pasir. Keadaan pandemi yang seakan belum nampak mereda, menjadikan penyelenggarakan berbagai event PGSP harus disesuaikan dengan tatanan normal baru yang sesuai dengan protokol kesehatan. Pemanfaatan teknologi informasi, menjadi sarana PGSP dalam menyelenggarakan berbagai event di PGSP secara virtual, salah satunya festival gumuk pasir. Peringatan HUT ke-5 PGSP sekaligus HIG ke-51 tersebut diselenggarakan dengan siaran langsung melalui youtube channel dengan tidak mengundang tamu undangan atau penonton mendukung pencegahan penyebaran virus covid19.

Pandemi covid 19 mengakibatkan festival dilaksanakan secara virtual
Gambar 1. Penyelenggaraan Festival Gumuk Pasir Secara Virtual

Acara bertajuk “Sand dunes for Indonesia (SANDDUNESIA) Festival Virtual” tersebut diselenggarakan tanggal 23 Oktober 2020 di halaman PGSP. Mengangkat tagline “Let’s love, let’s conserve”, PGSP mengajak masyarakat umum ,khususnya generasi muda untuk turut melestarikan Gumuk Pasir Parangtritis. Walaupun tidak mengundang tamu undangan, acara tetap dikemas epic dan milenial agar pesan dan tujuan acara dapat tercapai. Dengan menampilkan talkshow ringan bersama narasumber yang mumpuni, harapannya generasi muda lebih aware akan keberadaan Gumuk Pasir Parangtritis. Tidak hanya itu, SANDDUNESIA Festival Virtual juga menampilkan band asal Bantul yang sudah mashyur, Ndarboygenk, yang mengajak masyarakayt Bantul untuk peduli pada Gumuk Pasir Parangtritis di sepanjang penampilannya. SANDDUNESIA Festival Virtual juga menjadi malam penganugerahan bagi para peserta lomba photostory, lomba jingle PGSP yang diselenggarakan PGSP dan lomba layangan hias yang diselenggarakan oleh Duta Museum DIY.

Talkshow dengan harapan untuk lebih melestarikan gumuk pasir parangtritis
Gambar 2. Talkshow dengan Tema The Unique of Coastal Heritage in Yogyakarta

Talkshow berjudul “The Unique of Coastal Heritage in Yogyakarta” berfokus pada pembahasan Gumuk Pasir Parangtritis. Talkshow yang diisi oleh para narasumber yang kompeten yaitu Prof.Dr.rer.nat. Aris Marfai, S,Si, M.Sc (Dekan Fakultas Geografi UGM), Drs. Helmi Jamharis, MM (Sekretaris Daerah Bantul), dan Dr.Suprajaka, M.T (Kepala Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama BIG), ternyata mendapat respon yang sangat bagus. Terbukti dari umpan balik para penonton dalam streaming youtube PGSP yang menaanyakan banyak hal tentang keberadaan Gumuk Pasir Parangtritis, baik dari sisi pengelolaannya dan pentingnya informasi geospasial dalam pengelolaan Gumuk Pasir. Talkshow dikemas ringan, agar ajakan pelestarian Gumuk Pasir Parangtritis dapat diterima masyarakat, khususnya para generasi muda. Disampaikan Bapak  Dr.Suprajaka, M.T, bahwa “Kodrat geografi harus dilindungi dalam pengelolaan , salah satunya dengan cara pemanfaatan teknologi”. Pernyataan tersebut didukung oleh Bapak Drs. Helmi Jamharis, MM bahwa “Manusia sebagai khalifah di dunia ini sudah seharusnya menjaga geoheritage, bukan malah merusak”. Talkshow berdurasi kurang lebih 45 menit tersebut harapannya dapat menyadarkan masyarakat untuk mendukung pelestarian Gumuk Pasir Parangtritis. “Gumuk Pasir barokahi masyarakat melalui berbagai kegiatan ecotourism dan sebagainya”, ungkap Bapak Prof. Dr.rer.nat.Aris Marfai, S.Si, M.Sc.

PGSP mengundang Ndarboy Genk
Gambar 3. Penampilan Ndarboy Genk dalam Festival Sanddunesia

Penampilan band lokal Bantul ternama, Ndarboygenk menambah kemeriahan SANDDUNESIA Festival Virtual. Disetiap lantunan lagunya, disisipi ajakan melestarikan Gumuk Pasir Parangtritis, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan di Gumuk Pasir Parangtritis. “Kanggo kowe sik sayang Gumuk Pasir, ayo dilestarikan bareng-bareng”, ungkapnya saat Hilarius Ndaru, vokalis Ndarboy, mempersembahkan single suksesnya “Aku Sik Nduwe Ati”. Para pasukan balungan kere yang mendukung kesuksesan Ndarboygenk memberikan dukungan pada kolom livechat Youtube Channel PGSP TV. Bagi para sahabat geomaritime yang penasaran dengan penampilan Ndarboygenk yang mengajak generasi muda untuk melestarikan Gumuk Pasir Parangtritis bisa cek di youtube channel PGSP TV dengan judul video “SANDDUNESIA”.

Festival ditengah pandemi covid 19
Gambar 4. Suasana Sanddunesia Festival Virtual

Melalui Festival Virtual yang diselenggarakan PGSP , harapannya dapat meningkatkan awareness para generasi muda tentang keberadaan Gumuk Pasir Parangtritis. SANDDUNESIA Festival Virtual merupakan sarana mengedukasi dan mensosialisasikan keberadaan gumuk pasir di Indonesia sekaligus manfaatnya secara sosial dan ekologi. Dengan tagline “Let’s love, let’s conserve” harapannya masyarakat tidak hanya sekedar mengenal Gumuk Pasir namun juga mendukung pelestarian gumuk pasir sesuai peranannya masing – masing. Mari lestarikan Gumuk Pasir Parangtritis. Mas Ndaru saja siap menjaga Gumuk Pasir Parangtritis, masak kamu cuma sebatas mampir dan numpang narsis?

 


Bernike Hendrastuti
Pendamping Kunjungan dan Promosi
Parangtritis Geomaritime Science Park
Badan Informasi Geospasial