Festival Geophoria Menyambut HUT Ke-6 PGSP

Festival Geophoria diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-6 Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) yang sudah menjadi kegiatan rutin setiap akhir tahun. Kegiatan festival diselenggarakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang masih dalam masa pandemi Covid-19. Festival Geophoria  diselenggarakan dengan siaran langsung melalui youtube channel PGSP TV dan tidak mengundang tamu undangan untuk mendukung pencegahan penyebaran virus Covid-19. Kegiatan ini ditujukan untuk mempromosikan Gumuk Pasir Parangtritis kepada masyarakat luas sebagai situs warisan geologi.

Gambar 1. Talkshow dengan Tema Menelisik Perjalanan Parangtritis Geomaritime Science Park, dan Gumuk Pasir Untuk Negeri

Kegiatan festival yang diselenggarakan pada tanggal 16 Oktober 2021 bertajuk Geospatial in Euphoria (Geophoria) di Gedung Auditorium PGSP. Rangkaian kegiatan festival Geophoria antara lain Webinar, Talkshow dan penampilan Guyon Waton. Webinar yang menghadirkan narasumber Badan Informasi Geospasial (BIG), Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, UGM dan Paniradya Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang berjudul Catatan Perjalanan Keistimewaan Kepesisiran dan Kemaritiman di wilayah Yogyakarta. Kegiatan Webinar mendapat respon yang bagus dari para pemirsa dengan ditunjukkan banyaknya peserta yang mengikuti webinar secara daring. Berbagai pertanyaan disampaikan para penonton seperti peran serta tiap kelembagaan pemerintah dalam mendukung program pengelolaan kepesisiran dan kemaritiman di wilayah Yogyakarta. Kegiatan Talkshow yang berjudul Menelisik Perjalanan Parangtritis Geomaritime Science Park, dan Gumuk Pasir Untuk Negeri menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang proses terbentuknya PGSP dan kegiatan-kegiatan yang diselenggarakannya untuk melestarikan Gumuk Pasir Parangtritis. Pof. Dr. Suratman, M.Sc menyampaikan bahwa menjadi sebuah tantangan bagi PGSP dalam memberikan produk berupa hasil riset dan informasi teknologi kepada masyarakat pesisir pada setiap pulau di Indonesia. 

Gambar 2. Penyelenggaraan Festival Geophoria secara virtual

Festival Geophoria menjadi malam penganugerahan bagi para peserta Lomba Mewarnai dan Lomba Story Telling. Pemenang lomba diumumkan pada malam Geophoria untuk Juara I, Juara II, Juara III dan Juara Favorit pada Lomba Mewarnai dan Lomba Story Telling.  Semakin malam penyelenggaraan festival semakin meriah dengan adanya penampilan band dari Yogyakarta yaitu Guyon Waton. Aliran musik dangdut dipadukan dengan lagu bahasa Jawa yang dinyanyikan oleh vokalis Faisal Bagus Ibrahim mampu menghipnotis para sahabat geomaritime secara live di channel Youtube PGSP TV. Lagu hits yang dibawakan Guyon Waton mendapat sambutan yang meriah dari penggemar Guyon Waton dengan banyaknya penonton di Youtube PGSP TV.

Gambar 3. Penampilan Guyon Waton dalam Geophoria Festival

Festival Virtual Geophoria merupakan sarana mensosialisasikan keberadaan Gumuk Pasir Parangtritis yang menjadi situs warisan geologi bertaraf internasional. Gumuk Pasir Parangtritis mempunyai nilai hakiki (intrinsic value) di antaranya satu-satunya bentukan alam pesisir yang ada di Asia Tenggara dan sebagai tetenger penetapan berdirinya Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat oleh HB I. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan awareness para generasi milenial untuk melestarikan dan ikut mempromosikan Gumuk Pasir Parangtritis sebagai situs warisan geologi.