Museum Gumuk Pasir Sarana Outing Class Sekolah

Sabtu (09/03/2020), Museum Gumuk Pasir sebagai bagian Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) menerima kunjungan dari MTs N 4 Sragen dan SMK N 1 Magelang. Kedua sekolah tersebut berkunjung ke Museum Gumuk Pasir dalam rangka outing class. Kurang lebih 330 siswa dan guru MTs N 4 Sragen yang berkunjung, sementara SMK N 1 Magelang terdiri dari 108 pengunjung. Suasana Museum Gumuk Pasir yang biasanya sepi di hari Sabtu berubah menjadi ramai pengunjung dan penjual. Bagaimana tidak, kurang lebih 7 bus dari MTs N 4 Sragen berparkir di halaman PGSP disusul 3 bus dari SMK N 1 Magelang.

Dalam mengupayakan pelayanan kunjungan yang baik, kunjungan dari MTs N 4 Sragen dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok 1 dan 2 mendapat kesempatan pertama untuk memasuki studio 1 dan 2 Museum Gumuk Pasir. Mereka dikenalkan Gumuk Pasir Parangtritis melalui video edukasi dengan durasi 15 menit, lalu dilanjutkan dengan keliling Museum Gumuk Pasir mulai dari Bangunan kerucut, lorong pengetahuan, dan gedung display. Dua kelompok yang lain tidak dibiarkan menunggu, namun mereka diberikan kesempatan untuk melihat demo pengoperasionalan drone bahkan beberapa siswa diberikan kesempatan untuk mempraktekkannya. Ketika 2 studio sudah kosong, siswa diberikan melanjutkan kunjungan ke studio untuk menonton video edukasi Gumuk Pasir Parangtritis seperti teman-temannya yang lain.

MTs 4 Sragen balajar kepesisiran Bantul
Gambar 1. Siswa siswi MTs 4 Sragen Magelang Belajar Kepesisiran Melalui Film

Kunjungan yang durasinya kurang lebih 1,5 jam terasa cepat berlalu. Siswa MTs N 4 Sragen cukup tertarik dengan koleksi-koleksi yang ada di Museum Gumuk Pasir, terlebih ketika mencoba stereoskop. Dari beberapa siswa terheran-heran akan cara kerja stereoskop yang mampu menampilkan citra foto udara yang 3D. Alat pemetaan lain juga tetap dicoba walaupun sudah rusak, seperti stereoploter stereomat dan stereoploter planicomp.

Berakhirnya kunjungan dari MTs N 4 Sragen disusul kunjungan dari SMK N 1 Magelang. Sekalipun jumlah pengunjung tidak sebanyak dari MTs N 4 Sragen, namun untuk dapat memaksimalkan penyampaian materi museum, kunjungan dibagi menjadi 2 kelompok. Sekalipun dari jurusan multimedia, siswa-siswi SMK N 1 Magelang sangat antusias pada materi yang disampaikan. Mereka juga bersemangat ketika mendengarkan penjelasan materi mengenai manfaat drone. Di sekolah mereka belajar drone sebagai alat untuk videografi, sementara di Museum Gumuk Pasir, mereka mendapat pengetahuan baru bahwa drone juga sebagai sarana pemetaan.

Museum Gumuk Pasir menjadi tempat outing class
Gambar 2. Keceriaan Siswa SMK N 1 Magelang di Museum Gumuk Pasir

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan dari SMK N 1 Magelang. Kunjungan dari MTs N 4 Sragen dan SMK N 1 Magelang menjadi kunjungan rombongan pertama di bulan Maret. Di masa kegiatan belajar mengajar, banyak rombongan-rombongan memilih Museum Gumuk Pasir sebagai alternatif outing class. Selain berkunjung ke museum, sekolah dapat sekaligus melihat fenomena gumuk pasir secara langsung. Jadi, berkunjung ke Museum Gumuk Pasir adalah pilihan outing class yang baik.

 


Bernike Hendrastuti
Pendamping Kunjungan dan Promosi
Parangtritis Geomaritime Science Park
Badan Informasi Geospasial