Outing Class Geografi Pariwisata STIPRAM

Senin (8/7/2019), Museum Gumuk Pasir mendapat kunjungan dari Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukkmo (STIPRAM), Yogyakarta. Sebanyak 95 mahasiswa dan didampingi oleh 1 dosen mengikuti kunjungan di Museum Gumuk Pasir ini. Kunjungan ini merupakan rangkaian kegiatan Kuliah Kerja Lapang untuk mahasiswa semester 8 dan juga untuk memenuhi nilai mata kuliah Geografi Pariwisata. Rangkaian kunjungan dimulai dengan menonton film mengenai dinamika pesisir pantai selatan DIY. Dalam kunjungannya, mahasiswa STIPRAM juga mendapat materi dari Bapak Fajrun. Adapun materi yang disampaikan mengenai Gumuk Pasir dan tentang PGSP.

Pariwisata di sektor Geografi semakin di minati
Mahasiswa STIPRAM belajar kepesisiran di Museum Gumuk Pasir

Setelah menonton film, para mahasiswa diajak untuk roundtrip di gedung museum yang dimulai dari lantai satu. Di lantai satu, mahasiswa diberi penjelasan mengenai Kemaritiman Indonesia dan juga kerajinan masyarakat pesisir Parangtritis. Mahasiswa terlihat antusias dalam mendengarkan penjelasan yang diberikan. Di lantai dua, mahasiswa dijelaskan mengenai alat-alat pemetaan dan foto udara. Banyak mahasiswa yang ingin mencoba alat pemetaan yang ada di lantai dua ini. Tidak jarang juga mahasiswa yang bertanya mengenai pemetaan dan alat foto udara. Di lantai tiga, mahasiswa dapat melihat mengenai jenis batuan dan sejarah gumuk pasir. Di lantai empat, mahasiswa berada “Ufuk Parangtritis” yang merupakan bagian tertinggi dari gedung Museum Gumuk Pasir. Dari “Ufuk Parangtritis”, mahasiswa dapat melihat lokasi sekitar museum. Ada juga mahasiswa yang memanfaatkan momen ini untuk berfoto dengan teman-temannya.

 


Hilda Choirun Nisa
Fakultas Ilmu Kelautan
Universitas Brawijaya Malang