STIPRAM: Pariwisata pun Menilik Geografi

Senin (21/01/2019) Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) menerima kunjungan dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM). Mahasiswa bersama dosen, Bapak Andi Ahmad diajak ke PGSP dalam rangka outing class mata kuliah Geografi Pariwisata. Mahasiswa berjumlah kurang lebih 120 orang yang terdiri dari 4 kelas.

Mahasiswa sedang Dipandu Mengenai Koleksi Museum Gumuk Pasir
Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) menerima kunjungan dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM)

Selama kunjungan, rombongan mahasiswa dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama memulai kunjungan dengan menonton video, diskusi, dan keliling museum. Sementara, kelompok 2 memulai kunjungan dengan keliling museum dilanjutkan dengan menonton video dan diskusi. Baik kelompok 1 maupun kelompok 2 menonton video yang sama, yaitu tentang Geospasial Bantul. Video tersebut membuka wawasan mahasiswa tentang bentang alam di pesisir Bantul, pun demikian tentang gumuk pasir Parangtritis dan faktor-faktor penyebabnya. Selama diskusi, mahasiswa dikenalkan tentang morfologi kepesisiran. Ya, pariwisata pun menilik geografi karena sangat penting nantinya untuk menciptakan pariwisata yang bijak. Selama sesi tanya jawab diskusi, mahasiswa cukup antusias menanyakan hal-hal mengenai gumuk pasir, pun terkait manfaatnya. Nah, inilah modal masa depan Indonesia untuk menata pariwisata berbasis ekosistem sehingga bisa menciptakan pariwisata yang atraktif namun konservatif.

Mahasiswa STIPRAM Berkunjung ke Museum Gumuk Pasir
Mahasiswa STIPRAM tampak sangat antusias dalam outing class di Museum Gumuk Pasir

 


Bernike Hendrastuti
Pendamping Kunjungan dan Promosi
Parangtritis Geomaritime Scince Park
Badan Informasi Geospasial