SMA Angkasa Adisucipto Belajar Penginderaan Jauh

Senin, 24 Oktober 2022, SMA Angkasa Adisucipto Yogyakarta mengikuti program Wajib Kunjung Museum (WKM) yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY. Museum yang dikunjungi oleh SMA Angkasa Adisucipto yakni Museum Gumuk Pasir dan Museum Tani Jawa Indonesia. Meski pagi hari masih diselimuti awan hitam tak menyurutkan semangat siswa untuk mengikuti kunjungan museum. Sebanyak 119 siswa bersama guru pendamping berangkat menggunakan lima bus menuju Museum Gumuk Pasir terlebih dulu. Selama dalam perjalanan, siswa sudah mulai membahas dan bertanya kepada pemandu WKM  terkait penginderaan jauh dan ada apa saja di Museum Gumuk Pasir.

Kunjungan di Museum Gumuk Pasir disambut dengan hangat oleh edukator museum dan staf Parangtritis Geomaritime Science Park. Kunjungan diawali dengan menonton film Dinamika Pesisir Bantul di ruang studio 1. Setelah menonton film, siswa akan mendengarkan paparan dari staf PGSP terkait penggunaan UAV (Unmanned Aerial Vehicle). Sejarah drone hingga pemanfaatannya untuk pemetaan gumuk pasir menjadi salah satu pokok bahasan dalam paparan. Berada di lantai dua, siswa dijelaskan kembali mengenai penginderaan jauh di Zona Pemetaan dan Penginderaan Jauh. Berada di zona tersebut, siswa dijelaskan mengenai berbagai jenis citra dan penggunaannya. Kunjungan diakhiri dengan beberapa siswa yang mencoba simulator drone.

-Linda-