Dampak Siklon Tropik : Parangtritis dan Sekitarnya Banjir

Parangtritis, Selasa (28/11) – Pusat Peringatan Dini Siklon Tropik BMKG pada Senin (27/11) mendeteksi pada pukul 19:00 WIB kemunculan Siklon Tropik Cempaka. Sebelumnya, Siklon Tropik Cempaka adalah Bibit Siklon Tropik 95S yang berada sangat dekat dengan Pulau Jawa. “Fenomena cuaca ini termasuk langka dan terpantau radar BMKG sejak awal sehingga kami yang memberi nama siklonnya” kata Ramlan selaku kepala Bidang Informasi dan Prediksi BMKG.

Kemunculan Siklon Tropik Cempaka berdampak pada perubahan pola cuaca. Beberapa di antaranya adalah potensi kenaikan curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa daerah Indonesia. Salah satu daerah yang terkena dampak Siklon Tropik Cempaka adalah Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kenaikan curah hujan terjadi di Desa Parangtritis. Pada hari Minggu (26/11) curah hujan harian yang tercatat di Automatic Weather Station Parangtritis Geomaritime Science Park (PGSP) mecapai 2,7 mm/jam. Curah hujan tersebut mengalami kenaikan pada hari Senin (27/11) sebesar 92,1 mm/jam dan hari Selasa (28/11) mencapai 181,2 mm/jam hingga pukul 14:00 hari ini.

Tim Satuan Reaksi Cepat (SRC PGSP) pada Selasa (28/11) pukul 08:00—12:00 menemukan empat titik genangan air akibat peningkatan curah hujan di Desa Parangtritis (Gambar 1). Titik pertama ada di Jalan Parangtritis yang berada di utara Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Wisata Parangtritis (Gambar 2). Ada tiga genangan air yang mengganggu lalu lintas warga. Genangan ini diperkirakan berasal dari peningkatan run-off tebing di timur Desa Parangtritis dan ditambah kurang lancarnya drainase yang ada di sekitar sana. Beberapa warga bahkan harus menuntun kendaraannya untuk melewati genangan tersebut.

Gambar 1. Banjir Parangtritis Gambar 1. Persebaran Titik Genangan Air di Desa Parangtritis

DSC_0022

Gambar 2. Titik Pertama: Genangan Air di Jalan Parangtritis

Titik kedua ada di Dusun Grogol IX, tepatnya berada di kawasan permukiman di Dusun Grogol IX yang berada di kaki perbukitan sebelah timur Desa Parangtritis (Gambar 3). Area pertanian menjadi titik ketiga yang berada di sebelah utara JJLS juga terendam genangan air hujan (Gambar 4). Belum ada data pasti mengenai luas area pertanian yang terendam genangan air.

IMG_8885

Gambar 3. Titik Kedua: Genangan Air di Permukiman Dusun Grogol IX

IMG_8905

Gambar 4. Titik Ketiga: Genangan Air di Area Sawah Dusun Grogol IX

Titik keempat berada di Dusun Depok, tepatnya berada di sebelah barat Ditpolair Polda DIY yang berada di dekat TPR Wisata Pantai Depok (Gambar 5). Luapan air Sungai Opak menggenangi teras sungai sehingga tanaman milik warga terendam air. Kawasan Wisata Laguna Depok juga turut terendam. Diharapkan bagi seluruh masyarakat agar terus waspada mengingat kondisi cuaca masih terus diguyur hujan deras hingga beberapa hari ke depan.

IMG_8928

Gambar 5. Titik Keempat: Genangan Air di Perbatasan Dusun Depok dan Sungai Opak