Teknologi Satelit Untuk Pemantauan Lalu Lintas Kapal

Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang terdiri dari banyak pulau dan laut yang luas. Potensi sumber daya laut di wilayah perairan Indonesia sangat tinggi sehingga berpotensi adanya pencurian sumber daya. Batas wilayah perairan Indonesia yang luas membutuhkan pemantauan lalu lintas kapal yang intensif. Kondisi teknologi saat ini sensor pemantau kapal baik di pantai dan kapal patroli hanya dapat menjangkau sekitar 30 nm (56 km) karena terbatas jarak horizon bumi. Alat sensor yang digunakan bernama Automatic Identification System (AIS) yang berfungsi untuk memantau kapal laut yang berbasis komunikasi digital VHF dan GPS.

Pemantauan kapal di Indonesia saat ini dapat dilakukan menggunakan Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI dan LAPAN-A3/LAPAN-IPB. LAPAN-A2/LAPAN-ORARI mempunyai misi pengamatan bumi, pemantauan kapal dan komunikasi radio amatir. Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI diluncurkan pada tanggal 28 September 2015 dengan menggunakan Roket PSLV C-30 dari Bandar Antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, India. Satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI mengorbit di sekitar khatulistiwa sebanyak 14 kali dalam sehari dengan membawa muatan Automatic Identification System (AIS) dan Automatic Packet Reporting System (APRS). APRS berfungsi sebagai alat pendukung komunikasi untuk penanganan bencana di daerah yang tidak dapat dijangkau dari sinyal alat komunikasi berbasis Global System for Mobile Communication (GSM) dan Code Division Multiple Access (CDMA). Fungsi alat AIS untuk mengidentifikasi lalu-lintas atau pergerakan kapal-kapal di perairan Indonesia dengan radius deteksi mencapai lebih dari 100 km dan dapat menerima sinyal maximum 2000 kapal dalam satu daerah cakupan. Pemantauan kapal dari data AIS digunakan untuk menjaga keamanan laut seperti maritime surveillance, transshipment, ataupun illegal fishing.

Gambar 1. Distribusi titik – titik hasil deteksi kapal 24 jam dari data AIS satelit LAPAN-A2 (Pusteksat LAPAN, 2016)

Satelit LAPAN-3A/LAPAN-IPB melengkapi satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI untuk melakukan pemantaun lalu lintas kapal laut. Satelit LAPAN-3A/LAPAN-IPB diluncurkan pada tanggal 22 Juni 2016 menggunakan Rocket Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV) dari Pusat Antariksa Satish Dhawan, Sriharikota, India. Orbit Satelit LAPAN-3A/LAPAN-IPB melintasi kutub utara dan kutub selatan (orbit polar) sebanyak 4 kali dalam sehari sehingga dapat melengkapi data dari Satelit LAPAN-2A/LAPAN-ORARI. Satelit LAPAN-3A/LAPAN-IPB membawa teknologi penginderaan jauh berupa 4 bands multispectral imager beresolusi 18 meter dengan lebar swath 100 kilometer. Teknologi penginderaan jauh digunakan untuk memantau sumber daya pangan dan identifikasi tutupan/penggunaan lahan serta pemantauan lingkungan. Satelit LAPAN-3A/LAPAN-IPB juga dilengkapi AIS untuk mendeteksi seluruh data AIS di area ekuator yang mampu memantau pergerakan kapal. Monitoring data AIS bermanfaat untuk mengidentifikasi keberadaan kapal besar, termasuk jenis kapal niaga, pencari ikan bahkan dapat dimanfaatkan untuk melacak kapal pencuri ikan. Teknologi satelit ini dapat menerima 2,4 juta pesan posisi kapal dan di wilayah perairan Indonesia terpantau hingga puluhan ribu kapal. Sistem ini mampu mendeteksi manuver dari kapal-kapal yang menimbulkan kecurigaan terkait illegal fishing atau hal-hal yang mencurigakan lainnya. 

Teknologi satelit LAPAN-A2/LAPAN-ORARI dan LAPAN-3A/LAPAN-IPB memberikan data informasi lalu lintas dan pergerakan kapal untuk membantu mendeteksi upaya pelanggaran di dalam otoritas wilayah perairan Indonesia. Negara Indonesia merupakan jalur lalu lintas laut antar benua sehingga seluruh data kapal negara lain yang melewati perairan Indonesia dapat terpantau dengan baik melalui teknologi satelit. Perkembangan teknologi ini dapat mengurangi kegiatan eksploitasi sumber daya laut oleh pihak asing.

Referensi

Agustina A. (2016). Satelit LAPAN-A3/LAPAN-IPB Sukses Mengorbit. Buletin Lapan Vol 3

Chulafak GA, Wahyudiono A, Kushardono D. (2017). Pengembangan Teknologi Satelit LAPAN A2 dan Pemanfaatan Datanya untuk Kelautan dan Pemantauan Penutup/Penggunaan Lahan Perkotaan. INDERAJA 

https://www.lapan.go.id

https://orari.or.id