Tsunami Drill BPBD Kabupaten Bantul

Seperti kita ketahui bersama bahwa Pesisir Selatan Jawa merupakan daerah yang rawan terhadap ancaman bencana tsunami. Ancaman bencana tsunami juga terjadi di Kabupaten Bantul yang terletak di Pesisir Selatan Jawa. Kabupaten Bantul memiliki risiko tinggi terhadap bencana tsunami Karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia dan memiliki topografi pesisir yang relative datar.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul sebagai disaster manager di Kabupaten Bantul melakukan simulasi kebencanaan tsunami di Desa Parangtritis Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul sebagai upaya pengurangan risiko tsunami. Tema simulasi kali ini adalah Tsunami Drill. Kegiatan ini dilakukan selama dua hari yaitu tanggal dua puluh dan dua puluh satu Desember 2016. Kegiatan yang dilakukan di tanggal dua puluh Desember adalah Gladi Posko, sedangkan kegiata yang dilakukan pada dua puluh satu Desember adalah Gladi Lapangan. Kegiatan ini melibatkan kurang lebih empat ratus masyarakat di sebelas padukuhan Desa Parangtritis. Masyarakat berperan sebagai korban gempa yang diikuti oleh bencana tsunami sehingga menyebabkan masyarakat terluka parah. Masyarakat berisiko terhadap tsunami berlari ke kantor Balai Desa Parangtritis untuk proses evakuasi.

TD
Gambar 1. Suasana simulasi bencana sunami di depan Kantor Kelurahan Desa Parangtritis

Aparat Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, POLRI, BASARNAS, Dinas Kesehatan, PMI, Pemda, PGSP dan beberapa stakeholder lain ikut terlibat dalam simulasi kegiatan ini. Setiap pihak bertugas sesuai job desk masing-masing. TNI, POLRI dan BASARNAS bertugas untuk mengevakuasi korban, sedangkan PMI dan DInkes bertugas untuk merawat korban terluka. BPBD yang bertugas sebagai disaster manager mengkoordinir dari proses pra bencana, saat bencana dan pasca-bencana. PGSP yang diundang turut andil dalam proses pemotretan udara. Pemotretan udara bertujuan untuk melakukan perkiraan jumlah korban dan daerah terdampak gempa dan tsunami.

Tsunami Drill ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bantul, Drs. Suharsono. Beliau mengintruksikan para jajaran pemerintahan di lingkungan Kabupaten Bantul untuk selalu sigap dalam menghadapi berbagai kegiatan bencana mengingat Kabupaten Bantul memiliki kerawanan terhadap beberapa jenis bencana alam. Kegiatan simulasi semacam ini rencananya akan dilakukan setiap tahun untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah setempat.

SHARE: