Spesies Ikan Pari Manta yang Terancam Punah

Sudah pada pernah tau jenis-jenis ikan pari yang terbesar di dunia? Wilayah Indonesia ternyata juga merupakan habitat spesies ikan pari yang terbesar, salah satunya jenis Pari Manta (Manta Birostris). Bisa dikatakan terbesar di dunia karena ukuran lebar tubuhnya bisa mencapai 6 – 8 m dari ujung sirip dada ke ujung sirip lainnya sehingga berat pari manta bisa mencapai sekitar 3 ton. Pari manta merupakan jenis ikan pari yang mempunyai ciri khas unik yaitu mempunyai sirip sefala (kepala) yang menyerupai sepasang tanduk di dekat mulutnya. Sirip ini berfungsi untuk membantu memasukkan air laut yang mengandung plankton sebagai makanannya. Pari manta mempunyai lima pasang insang di bagian bawah tubuhnya, dimana di dalam celah insangnya terdapat tapis insang atau piringan penyaring (filter plate) yang digunakan untuk menangkap plankton.

Ikan pari di Indonesia terdiri dari jenis pari manta karang (Manta alfredi) dan pari manta oseanik (Manta birostris) masuk dalam kategori “Rentan” terhadap kepunahan menurut Red List of Threatened Species (IUCN) dan Convention in International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITIES) pada tahun 2013 yang selanjutnya dimasukkan ke dalam Apendiks II. Kategori Apendiks II merupakan jenis satwa yang akan mengalami kepunahan jika perdagangan internasional terus berlanjut tanpa adanya pengaturan. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 menetapkan kedua jenis ikan pari manta sebagai jenis ikan yang dilindungi.

Gambar 1. Persebaran ikan pari manta di wilayah pesisir Indonesia (Dit. KKHL 2015)

Ikan pari manta merupakan ikan pelagis yang terdistribusi secara luas dan termasuk jenis ikan peruaya yang melakukan migrasi hingga ratusan kilometer. Wilayah pesisir Indonesia mempunyai sebaran ikan pari mencakup perairan Samudra Hindia, Laut Cina Selatan dan sekitarnya. Jenis ikan pari manta alfredi hanya dijumpai di perairan tropis dan subtropis, karena mempunyai pergerakan yang filomatrik dan jarak migrasi yang lebih pendek. Perbedaan antara manta birostris dan manta alfredi terletak pada warnanya, pada bagian dorsal (punggung) manta birostris terdapat tanda warna yang jelas, sedangkan pada manta alfredi terdapat gradasi warna. Manta birostris mempunyai warna hitam di dekat mulut dan tidak terdapat noktah di antara kedua baris insang pada bagian ventral (perut) sementara manta alfredi memiliki warna mulut terang dengan noktah di antara bari insang. Perbedaan lainnya terdapat pada pangkal ekor manta birostris terdapat tonjolan tulang belakang sedangkan pada manta alfredi tidak ada.

Gambar 2. Perbedaan Pari Manta Alfredi (kiri) dan Pari Manta Birostris (kanan) (Matinaud, 2013)

Ikan pari manta sering ditemukan di perairan karang, gosong karang atau di dekat kawasan gunung-gunung karang. Beberapa wilayah di Indonesia masih banyak lokasi yang mempunyai perairan karang yang baik dan belum banyak terganggu oleh aktivitas nelayan. Wilayah Indonesia yang masih mempunyai perairan karang yang baik misalnya di perairan barat Sumatera, Selat Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Laut Banda, Laut Cina Selatan, timur Kalimantan, perairan Sulawesi, Papua dan Maluku. Potensi pariwisata yang menyuguhkan pengembangbiakan pari manta sudah ada di kawasan seperti KKP Nusa Penida, Taman Nasional Komodo, Selat Dampier – Kepulauan Raja Ampat dan Kepulauan Derawan.

Populasi pari manta yang terus mengalami penurunan harus menjadi perhatian semua pihak. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat nelayan tentang potensi ekonomi pari manta dalam bidang pariwisata serta memberikan alternatif pendapatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir. Menjaga kondisi ekosistem perairan seperti terumbu karang dan mengurangi sampah dapat memberikan habitat yang sesuai bagi ikan dan plankton yang menjadi sumber makanan bagi pari manta. Yuk sama-sama kita jaga pesisir kita untuk keberlangsungan kehidupan satwa dan vegetasi laut.    

Referensi

https://kkp.go.id

http://kkji.kp3k.kkp.go.id

International Union for Conservation of Nature (IUCN) SSC Marine Turtle Specialist Group

Matinaud, C. 2013. Manta Macther, its comptent les Mantas. 

Nurcahyo, H. (2016). Pari Manta (Manta spp.) Di Perairan KKP Nusa Penida dan Taman Nasional Komodo. Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sumber Gambar

https://unsplash.com